===
LEBIH dari 1 juta orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan sedikitnya 300 juta di antaranya obesitas. Ancaman penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskuler, stroke, hingga kanker pun mengintai.
Baru sembilan bulan tidak bersua, Maya merasa pangling dengan Lina, teman akrabnya semasa kuliah. "Kok kamu makin subur aja Lin?" sindir Maya.
Sejak kuliah Lina memang sudah kelebihan berat badan (overweight) yang menyebabkannya kesulitan memilih baju dan celana jins. Melihat lipatan lemak yang menggelambir di hampir seluruh bagian tubuh Lina, Maya yakin saat ini karibnya tersebut sudah dikategorikan obesitas.
"Aku mau ikut audisi BBB (bye bye big), May!" kata Lina seraya tersenyum manis.
Ya, Lina adalah satu dari ratusan pria dan wanita yang antusias mengikuti audisi 'Bye Bye Big" (BBB), reality show pertama di Indonesia tentang penurunan berat badan dengan cara sehat. Program berdurasi 30 menit yang akan dipandu aktor senior Jeremy Thomas dan presenter Cathy Sharon ini diadopsi dari Program Penurunan Berat Badan (Weight Management Program? WMP) yang dimiliki dan dikembangkan oleh PT Roche Indonesia.
"Saya tahu kelebihan berat badan yang saya miliki akan mengganggu kesehatan saya. Tapi, saya tidak tahu cara tepat dan sehat untuk menurunkannya. Makanya saya ikut audisi ini untuk bisa ikut program penurunan berat badan yang sehat," kata Yuwan Yudianto, peserta dari Jakarta yang lolos audisi pertama.
Bersaman dengan audisi BBB di Mall of Indonesia (MOI) Jakarta, Sabtu (10/10), Roche juga sukses mencetak rekor baru Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk kategori pengukuran lemak tubuh dengan peserta terbanyak, yaitu 740 orang, dengan jumlah total kelebihan lemak tubuh yang harus dihilangkan mencapai 4 ton 354,4 kg!
"Besarnya angka peserta yang bergabung dalam acara pengukuran lemak tubuh ini menyadarkan kita semua bahwa sebenarnya banyak orang yang masih peduli akan berat badan yang sehat dan ideal," ujar perwakilan dari Roche Indonesia, Dian Damayanti.
Sekelumit kisah di atas seolah membuka mata bahwasanya kelebihan berat badan telah menjadi masalah banyak orang. Ironisnya, banyak di antara orang gemuk atau obesitas yang tidak tahu atau merasa kesulitan mencari cara jitu mengenyahkan lemak berlebih dari tubuhnya.
WHO menyatakan, lebih dari 1 juta orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan paling sedikit 300 juta dari mereka obesitas. Banyak kendala yang dihadapi orang obesitas. Selain penurunan kualitas dan harapan hidup, juga berisiko munculnya penyakit-penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, peningkatan kadar lemak darah, batu empedu, dan beberapa jenis kanker.
"Di samping itu, ada kendalakendala keterbatasan fisik dan sering kali para penderita juga hidup terisolasi karena tidak percaya diri dan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang cocok," kata ahli bedah RS Gading Pluit Jakarta dr Barlian Sutedja SpB.
Pola makan berlebih dan tidak terkontrol serta kurang gerak menjadi penyebab utama timbulnya obesitas. Orang gemuk nafsu makannya cenderung tinggi dan kebanyakan mereka sadar bahwa makan berlebihlah penyebab berat badan terus merangkak naik.
Sayangnya, tak mudah mengerem keinginan menyantap makanan enak, apalagi bila sudah sampai tahap obesitas, biasanya lebih sulit menurunkan berat badan. Akhirnya sikap pasrah dan tidak peduli justru kian memperburuk kondisi obesitas. Jika dibiarkan, bisa berkomplikasi menimbulkan beragam masalah kesehatan.
Data yang dikumpulkan dari seluruh dunia memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan prevalensi overweight dan obesitas pada 10?15 tahun terakhir. Dari data tersebut juga diperlihatkan bahwa kejadian obesitas di Amerika lebih banyak dibanding Eropa.
Di banyak negara juga dijumpai bahwa pria cenderung menderita overweight (BMI 25?29,9), sedangkan wanita cenderung menderita kegemukan (obese - BMI >30).BMI (body mass index) atau dalam bahasa Indonesia indeks massa tubuh (IMT) merupakan metode mengukur tingkat obesitas dengan cara membagi berat badan (kg) dengan kuadrat dari tinggi badan (meter).
BMI dapat digunakan untuk menentukan seberapa besar seseorang dapat terkena risiko penyakit tertentu yang disebabkan berat badannya. Seseorang dikatakan obesedan membutuhkan pengobatan bila mempunyai BMI di atas 30, dengan kata lain orang tersebut memiliki kelebihan BB sebanyak 20 persen.
Beda Gemuk dan Obes
Obesitas atau kegemukan mempunyai pengertian yang berbeda-beda bagi setiap orang. Pada kebanyakan wanita dan pria, obesitas berarti kelebihan berat badan (BB) jauh melebihi berat yang diinginkan. Terkadang kita sering dibuat bingung dengan pengertian obesitas dan overweight, padahal kedua istilah tersebut mempunyai pengertian yang berbeda.
Obesitas (kegemukan) adalah suatu keadaan di mana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih sehingga BB seseorang jauh di atas normal dan dapat membahayakan kesehatan. Sementara overweight (kelebihan berat badan) adalah keadaan di mana BB seseorang melebihi BB normal.
Beberapa dokter juga mendefinisikan obesitas sebagai suatu kondisi di mana lemak tubuh berada dalam jumlah yang berlebihan. Acap kali kondisi ini berhubungan dengan penyakit-penyakit lain dan dapat menurunkan kualitas hidup serta membutuhkan biaya perawatan yang sangat tinggi. Kabar baiknya, obesitas merupakan "penyakit epidemik" yang dapat diobati. Diet, olahraga, modifikasi perilaku, dan obat-obatan adalah serangkaian solusi terkait obesitas.
Tindakan bedah juga ditawarkan, terutama untuk obesitas yang sangat parah. Guru Besar Fakultas Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Prof Ali Khomsan, menyarankan pencegahan obesitas melalui pola makan yang sehat.
"Perbanyak mengonsumsi sayuran dan buahbuahan rendah lemak, sehari 3 mangkuk sayur dan 2 porsi buah. Perbanyak juga minum air putih," tandasnya.
Ali menambahkan, obesitas masih bisa diatasi asalkan orang yang bersangkutan mau mengurangi asupan lemak dengan mengurangi 500 kalori setiap harinya dan berusaha diet dengan mengurangi frekuensi makan, berhenti ngemil atau mengganti camilan dengan buah.(Koran SI/Koran SI/nsa)
Selasa, 13 Oktober 2009 - 10:31 wib
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com
.jpg)